• -SCMP-

Akhirnya Terjawab, Presiden Tunjuk Erick Thohir Gantikan Rini Soemarno

Akhirnya Terjawab, Presiden Tunjuk Erick Thohir Gantikan Rini Soemarno

Wed, 10/23/2019 - 06:33
Posted in:
0 comments

TEKA-teki siapa pengganti kursi menteri di Kementerian BUMN yang sebelumnya diduduki Rini Soemarno terjawab. Dalam susunan Kabinet Indonesia Maju yang baru diumumkan Presiden Joko Widodo, nama Erick Thohir disebut sebagai Menteri BUMN yang baru.

Seusai menghadap Presiden Jokowi pada Senin, (21/10), Erick Thohir kepada wartawan tidak secara tegas menyebut kementerian BUMN yang akan dipimpinnya. Namun, dari penjelasannya yang mengarah pada masalah ekonomi dan pemasukan bagi negara sebenarnya sudah mengarah pada kementerian yang membawahi ratusan perusahaan plat merah itu.

Erick Thohir yang pada masa Pilpres kemarin menjadi Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf Amin, sudah lama disebut-sebut sebagai calon Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang sebelumnya ditempati oleh Rini Soemarno.

Erick lahir di Jakarta pada 30 Mei 1970. Ayahnya yakni Teddy Thohir salah satu pemilik Astra International.

Sosok Erick cukup dikenal luas publik sebagai salah satu konglomerat Indonesia. Mahaka Group yang ia dirikan seperti dilansir Kompas.com adalah perusahaan swasta yang bergerak di bidang media, telekomunikasi, rumah produksi hingga olahraga.

Pria 49 tahun panyandang gelar Master of Business Administration dari Universitas Nasional California ini juga aktif dalam bidang olahraga mulai basket hingga sepak bola. Ia tercatat sempat mengakuisisi saham mayoritas Inter Milan, salah satu klub sepak bola besar di Italia. Berkat itu, Erick lantas menjadi Presiden Inter Milan pada 2013.

Erick juga tercatat memiliki saham di klub sepak bola Amerika, D.C. United dan juga pernah sebagai pemilik klub bola basket NBA Philadelphia 76ers.

Di dalam negeri, Erick menjadi pemegang saham di klub sepak bola Persib Bandung. Ia juga dipercaya pemerintah menjadi Ketua Panitia Pelaksana Asian Games 2018 (INASGOC).

Munculnya Erick Thohir dengan baju putih di Istana Merdeka awal pekan lalu langsung mengerek harga saham Mahaka di pasar modal. Sentimen positif ini terus berlangsung sampai Selasa petang.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (21/10/2019), harga saham Mahaka Media dengan kode saham ABBA melesat 19,13% menjadi Rp 218/saham. Erick masih menjabat sebagai komisaris utama di ABBA.

Lalu saham PT Intermedia Capital (MDIA), yang merupakan induk usaha ANTV, harga sahamnya naik 2,8% ke level Rp 110/saham. Erick di perusahaan ini tercatat sebagai Direktur Utama.

Namun sayang salah satu perusahaan yang juga dimiliki Erick, PT Mahaka Radio Integra Tbk (MARI), bernasib berbeda. Saham MARI pada perdagangan kemarin anjlok 8,73% ke level Rp 230/saham.

Mengemban amanah baru sebagai menteri BUMN yang baru, bos Mahaka Group Erick Thohir mengaku berat harus meninggalkan dunia bisnis yang sudah lama dijalaninya. Namun, ia harus melakukan itu.

“Tentu kita harus berhenti total (dari dunia bisnis) memang sih cukup berat buat saya secara pribadi,” ujarnya.

Mantan Presiden klub sepak bola Inter Milan itu mengatakan, jabatan-jabatan di dunia usaha harus ditanggalkan karena potensi terjadinya potensi konflik kepentingan bila ia menjadi menteri. Erick mengatakan, ia sudah meninggalkan bisnisnya saat jadi Ketua Penyelanggara Asian Games selama 2 tahun 8 bulan. Belum lagi saat jadi Ketua Tim Pemenangan Jokowi-Ma’ruf Amin.

Selain menjadi pucuk pimpinan dari holding Mahaka, saat ini Erick Thonir selama ini menjadi Direktur Utama di PT Intermedia Capital Tbk. (MDIA), induk dari PT Cakrawala Andalas Televisi (ANTV).

Selain itu, Erick juga menjabat sebagai Presiden Direktur Cakrawala Andalas Televisi dan Komisaris PT Asia Global Media, Komisaris Utama PT Redal Semesta, Komisaris PT Beyond Media, Komisaris Utama PT Mahaka Media Tbk (ABBA), Komisaris Utama PT Entertainment Live, Direktur PT Trinugraha Thohir Media Partners (pemegang saham PT Visi Media Asia Tbk), dan Presiden komisaris di PT Mahaka Radio Integra Tbk. (MARI).

//MAY_BBS/01