• PLB MKMT Cakung. -INFOKBN.com-

Distribusi Ban Continental di Indonesia akan Dikendalikan dari PLB MKMT Cakung

Distribusi Ban Continental di Indonesia akan Dikendalikan dari PLB MKMT Cakung

Wed, 10/16/2019 - 07:06
0 comments

PT KBN Persero kembali meresmikan pusat logistik berikat (PLB) baru di Blok E-15 SBU Kawasan Cakung. PLB ketiga ini dioperasikan PT Mitra Karya Manunggal Trans (MKMT), distributor ban mobil kelas dunia, Continental.

Peresmian ditandai dengan pengguntingan segel peti kemas yang dilakukan Direktur Pengembangan KBN, Rahayu Ahmad Junaedi, Jumat (11/10) disaksikan Direktur Utama PT MKMT, Suwondo.

Hadir pada kesempatan tersebut GM SBU PLB Aryo Tidar, Sekper KBN Toha Muzaqi, dan puluhan pegawai PLB KBN dan MKMT.

Peresmian ini sekaligus menandai telah beroperasinya PLB PT MKMT tersebut. Semua kegiatan keluar-masuk barang langsung termonitor oleh CCTV yang terintegrasi dengan Bea Cukai.

Dirbang KBN menyambut baik kehadiran PT MKMT di area PLB dengan luas 2.700 meter persegi itu. Ini tentu lebih cocok buat MKMT karena nantinya distribusi para mitra di Indonesia akan ban merk Continental bisa disesuaikan dengan kebutuhan pasar di Indonesia. Artinya, tidak perlu banyak  lagi adanya penumpukan barang. Karena semua disesuaikan dengan order yang masuk. Barang baru dibayar bea masuk setelah keluar dari area PLB.

KBN sebagai prinsipal, lanjut Dirbang, memberikan kesempatan yang seluas-luasnya kepada para pengusaha, khususnya importir untuk bersinergi dengan KBN dengan menjadi pengusaha dalam (PD) PLB. Saat ini sudah ada 90-an PLB dan KBN sebagai PLB generasi pertama ingin berkembang dengan bersinergi dengan para mitra.

Dengan masuk sebagai PDPLB, lanjut Dirbang, akan banyak keuntungan diperoleh. Mulai dari kebebasan menikmati penundaan bea masuk, sampai bagaimana calon pembeli bisa melihat langsung barang yang akan diimpor di gudang PLB.

Lebih menarik lagi tentu karena para calon PDPLB tinggal cari pasar. Begitu bergabung dengan PDPLB, gedung sudah tersedia. PLB KBN menyiapkan segala kelengkapannya. Jadi, investor tinggal mencari pasar.

Dirut PT MKMT, Suwondo mengaku sangat berterima kasih bisa bergandengan tangan dengan PLB KBN. Suwondo optimis bisnis baru PLB yang baru dirintis ini akan cepat berkembang. Sebagai pengusaha yang selama ini mengurusi dokumen ekspor-impor ia yakin pola PLB seperti inilah yang paling pas diterapkan dalam MKMT.

Rencananya, lewat MKMT sejumlah dealer ban Continental di Jawa dan luar Jawa akan bergabung dan mengandalkan PLB di KBN ini sebagai titik awal distribusi. Meski impor ban mobil terbatas regulasi pemerintah, namun melihat pasar yang potensial Suwondo optimis bisnisnya cepat eksis. Terlebih, peluang untuk mengimpor ban untuk alat-alat berat juga masih sangat terbuka.

Impor model PLB ini menurut Suwondo cukup menarik karena meskipun barang sudah masuk gudang PLB, dan calon pembeli bisa melihat langsung, tapi statusnya masih barang impor. Pengimpor sama sekali belum membayar bea masuk. Bea masuk dibayarkan setelah barang keluar dari PLB.

Kebijakan PLB digulirkan Kementerian Keuangan sebagai bagian dari upaya untuk menekan dwelling time di pelabuhan, khususnya Tanjung Priok.

//MAY_SELENGKAPNYA DI MAJALAH KBN #021