• PT Hansae di KBN Cakung. -INFOKBN.com-

Kepala BKPM Datang, Penyegelan 3 Pabrik di KBN Cakung pun Berakhir

Kepala BKPM Datang, Penyegelan 3 Pabrik di KBN Cakung pun Berakhir

Fri, 04/17/2020 - 15:32
0 comments

Kepala BKPM Bahlil Lahadalia mendatangi kawasan industri KBN Cakung, Jumat (17/14) siang. Bahlil datang untuk mencari solusi dari penyegelan yang dilakukan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Provinsi DKI Jakarta pada Rabu (15/4) terhadap tiga pabrik yang beroperasi tanpa memperhatikan protokol Covid-19 PSBB DKI Jakarta.

Namun, sebelum Kepala BKPM datang, ketiga pabrik yang sebelumnya disegel sudah dibuka dan diperbolehkan beroperasi dengan sejumlah syarat. Pembukaan yang mendadak di pagi hari membuat PT Hansae, salah satu pabrik yang kena segel itu tidak bisa beroperasi karena sebagian besar pegawai diliburkan.

Sementara itu dua pabrik lain yakni PT Kaho Indah Garmen dan PT Dayup tetap beroperasi, namun dengan jumlah buruh yang disesuaikan dengan protokol PSBB Provinsi DKI Jakarta. Sebelumnya, PT Kaho, Dayup, dan Hansae disegel karena dianggap melanggar PSBB Provinsi DKI Jakarta.

Kasus penyegelan pabrik di KBN Cakung ini sempat mencuat di media sosial dan jadi perhatian publik. Sebab, Pemprov DKI Jakarta dinilai melakukan standar ganda. Sebab, PT Panasonic yang sebelumnya juga ditinjau Disnaker dan ditemukan persoalan yang sama tapi tidak disegel. Sementara tiga pabrik di KBN Cakung langsung diberi tanda penutupan sementara.

Kepala Dinas Tenaga Kerja DKI Jakarta, Andriansyah membantah pihaknya memakai standar ganda dalam menyikapi industri terkait penerapan PSBB ini. "Tidak ada standar ganda. Semua industri yang tetap berproduksi harus tetap mengikuti aturan PSBB," katanya.

Pada kesempatan tersebut, Bahlil bertemu dengan manajemen PT Hansae, Dinas Tenaga Kerja DKI Jakarta, jajaran PT KBN sebagai pemilik kawasan industri, dan dari asosiasi garmen Korea, KOGA.

Pertemuan dalam suasana kekeluargaan tersebut menyapakati agar pabrik-pabrik yang berorientasi ekspor ini tetap beroperasi, namun tetap mengikuti protokol Covid-19 PSBB DKI Jakarta, di mana dalamnya diatur tentang pembatasan jarak, pembatasan waktu, ataupun pembatasan jumlah tenaga kerja.

Meskipun upaya penutupan sementara sudah dicabut, Dinas Tenaga Kerja diminta untuk tetap mengawasi pelaksanaan dari PSBB tersebut. Kepala Dinas Tenaga Kerja DKI Jakarta, Andriansyah akan terus memantau pelaksanaan PSBB tersebut. Pihaknya juga sudah memberikan sejumlah arahan terhadap perusahaan serupa agar tetap mengikuti protokol Covid-19.

Manajer Umum dan HRD PT Hansae, Benny Mahken mengaku lega dukungan dari BKPM untuk terus beroperasinya PT Hansae. Sebab, di masa pandemi corona saat ini, bukan saja pesanan dari pembeli Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang menghilang, sejumlah pesanan yang sudah dikirim pun malah dikembalikan ke Indonesia, karena negara tujuan masih belum menerima barang pesanan. Karenanya, sulit dibayangkan berapa kerugian setiap pabrik garmen kalau harus berhenti berproduksi.

Dirut PT Hansae, Yeum Jung Yun kepada Kepala BKPM dan pejabat Pemprov DKI Jakarta menyebutkan, kerugian kalau pabrik ditutup diperkirakan Rp150 juta/hari. Sulit dibayangkan kalau itu terjadi, akan seperti apa dampaknya bagi sekitar 700 pegawai yang kini bergabung dengan Hansae.

Usai pertemuan, Kepala BKPM Bahlil Lahadalia melihat dari dekat ruang produksi PT Hansae sembari memberikan arahan agar ketentuan dalam PSBB dipenuhi dan produksi tetap berjalan dengan baik. Bagaimanapun negara tak ingin angka pengangguran di negeri ini terus bertambah, karena efek pandemi corona.

//MAY