• Customer gathering SBU Kawasan Cakung. -INFOKBN.com-

KBN akan Segera Respon Sejumlah Keluhan Investor

KBN akan Segera Respon Sejumlah Keluhan Investor

Thu, 10/03/2019 - 03:44
Posted in:
0 comments

PT KBN Persero akan segera merespon sejumlah keluhan yang disampaikan para investor dalam Customer Gathering SBU Cakung yang diadakan di gedung Mawar, Selasa (1/10/2019). Pada acara tersebut, masalah sampah, air, penerangan, jalan rusak, dan lingkungan mencuat ke permukaan.

Customer Gathering yang rutin digelar di masing-masing SBU dan tingkat pusat memang menjadi wahana untuk mencari tahu keluhan-keluhan apa saja untuk ditindaklanjuti.

Pada momen tersebut, Manajer Pelayanan Industri SBU Cakung, Poppy Purbasary sebagai penyelenggara sengaja mengundang sejumlah pihak terkait, seperti Divisi Manajemen Operasional, SBU Air, SBU Kawasan Cakung, Bagian Lingkungan, dan Kopkar.

Masalah sampah misalnya, dalam keseharian menjadi tugas dari Divisi Manajemen Operasional, penerangan jalan umum (PJU) dan jalan di SBU Cakung di bawah wewenang Manajer Umum SBU Cakung, masalah lingkungan di bawah Bagian Lingkungan Divisi Perencanaan dan Pengawasan, masalah air oleh SBU Air, dan urusan pedagang di dalam kawasan yang dibina Koperasi Karyawan (Kopkar) KBN.

Keluhan tentang infrastruktur jalan rusak yang terjadi di Jalan Irian dan Bali misalnya, menurut Manajer Umum SBU Cakung, Sukur, akan segera diperbaiki. Kondisi jalan yang rusak sekarang ini dikarenakan kemarin ada proyek logistik di Blok F, sehingga kalau perbaikan dilakukan pada sebelum Oktober, sebelum proyek selesai dikhawatirkan akan cepat rusak. Yang jelas pada anggaran tahun 2020, jalan tersebut akan dibeton rigid.

Untuk permasalahan mutu air, SBU air akan melakukan kunjungan ke investor untuk mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi dan baru akan melakukan langkah lanjutan. Keluhan adanya cacing dalam tandon air menurut Hendri, dari SBU Air, bisa jadi karena adanya penampungan yang tidak bersih dalam waktu cukup lama. Karenanya, tim dari SBU Air akan mencek langsung ke lokasi.

Sementara soal limbah beracun dan berbahaya (B3), Bagian Lingkungan Divisi Perencanaan dan Pengawasan KBN menyebut sejauh ini KBN sudah memiliki mitra, yakni PT PAL (Perusahaan Air Limbah) Jaya, BUMD Pemprov DKI Jakarta. Tarif untuk pengolahan limbah B3 juga sudah ada kesepakatan yang semua berlaku resmi.

Terkait pedagang kaki lima dan angkutan karyawan (AJP), Divisi Manajemen Operasional dan Kopkar terus melakukan pembinaan. Ke depan, semua yang masuk kawasan, termasuk para PKL dan AJP harus ikut menjaga kebersihan dan ketertiban sesuai aturan yang berlaku. Jadi, adanya angkot yang parkir sembarangan atau mengebut di jalanan yang mengancam keselamatan pengguna jalan lain tidak perlu terjadi lagi.

Pada pertemuan tersebut, perwakilan investor ingin agar setiap keluhan yang sudah ditindaklanjuti dilaporkan kepada investor, sehingga pada pertemuan berikutnya tinggal mengevaluasi mana yang sudah dipenuhi dan mana yang masih dalam proses atau belum bisa dipenuhi.

//MY