• Peserta menikah di Ballroom KBN. -INFOKBN.com-

KBN Gelar Nikah Gratis, Peminat Banyak Terganjal Dokumen

KBN Gelar Nikah Gratis, Peminat Banyak Terganjal Dokumen

Sun, 10/13/2019 - 10:07
Posted in:
0 comments

PT Kawasan Berikat Nusantara (Persero) menyelenggarakan nikah gratis di Ballroom KBN yang berlokasi di area kantor pusat KBN, Cakung, Jakarta. Kegiatan nikah gratis ini merupakan rangkaian KBN Wedding Expo 2019 yang diadakan  Jumat, 26 Juli 2019.

“Nikah gratis ini digelar dalam rangka memperingati hari ulang tahun ke-33 KBN. Kami menyediakan ballroom dengan dekorasi yang mewah, dan juga penghulu,” kata Direktur Keuangan PT KBN (Persero), Daly Mulyana.

Dirkeu menjelaskan, ide menyelenggarakan nikah gratis ini dilatarbelakangi rasa prihatin dengan tingginya biaya resepsi pernikah-an. Hal ini tentu saja menyulitkan pasangan yang ingin meresmikan hubungan ke jenjang pernikahan. Dengan adanya kegiatan nikah gratis ini, tentu akan sangat membantu para calon mempelai.

“Di zaman yang makin canggih ini mestinya pernihakan bisa dibikin mudah. Tapi faktanya makin sulit karena biaya yang tinggi. KBN membantu mencarikan solusi dengan menggelar nikah gratis,” katanya.

Nikah gratis pada Jumat (26/7) menjadi pembuka gelaran PT KBN Persero bersama mitra IGS.

“Nikah Massal” yang semula akan jadi salah satu program unggulan dalam rangkaian HUT ke-33 KBN ini terpaksa diganti menjadi “Nikah Gratis”. Hal ini karena dari puluh-an pendaftar yang masuk ternyata sebagian besar masih bermasalah dari sisi legalitas surat-menyurat, sehingga panitia memutuskan hanya yang memenuhi syarat saja yang dilaksanakan.

“Masalah serius menyangkut legalitas, menyangkut surat-surat mereka yang mendaftarkan. Daripada menim-bulkan masalah di kemudian hari, terpaksa kita ganti jadi nikah gratis, walaupun peserta tak sebanyak yang kita targetkan di awal,” kata Sekretaris Perusahaan KBN, Toha Muzaqi yang juga pengurus Yayasan Darussalam.

Sepasang calon pengantin yakni Devi Asriani dan Syaiful merupakan salah satu yang berhasil memanfaatkan kesempatan ini. Pihak pengantin perempuan yang semula akan menikah secara sederhana di rumahnya di kawasan Tanah Merah, Jakarta Utara, akhirnya dipindah di Ballroom KBN.

Semua kebutuhan pernikahan mulai dari busana pengantin, tempat, bahkan jamuan resepsi disediakan di ballroom. Dan pagi itu, di hadapan penghulu Slamet Hariyanto dari KUA Cilincing, keduanya resmi menjadi sepasang suami-istri.

“Terus terang saya sangat terbantu sekali adanya program ini. Coba kalo mengadakan sendiri, nggak cukup 30 jutaan,” kata Cecep Asmara, orang tua Devi Asriani.

Pria asal Karawang, Jawa Barat itu mengaku mendengar program ini dari tetangganya yang bekerja di lingkungan KBN Cakung. Ia mencoba mendaftarkan anaknya yang memang mau menikah. Meski sebenarnya hari pernikahan masih agak lama, setelah pihak keluarga calon suami menyetujui akhirnya dipercepat.

Akhirnya, pada Juamt (26/7) itu pun tamu-tamu yang diundang berdatangan ke ballroom KBN tempat dihelat resepsi pernikahan tersebut. Meskipun sebagian tamunya harus memberikan ucapan selamat di antara pengunjung dan peserta pameran, tapi rata-rata mereka memahaminya.

Yang pasti, bagi kedua mempelai hari itu merupakan hari yang spesial. Paling tidak, di antara 20-an pasangan yang mendaftarkan diri, pasangan Devi-Syaiful yang paling beruntung.

[MAY/KBN_Magazine_020/2019]