• Para direksi KBN dan Pelindo II bersama Meneg BUMN.

KBN - Pelindo II Teken MoU Solusi IT

KBN - Pelindo II Teken MoU Solusi IT

Mon, 09/25/2017 - 06:33
Posted in:
0 comments

PT KBN Persero dan PT EDII bekerja sama dalam bentuk sinergi pengembangan bisnis dalam rangka pembuatan dan pengembangan aplikasi e-Seal. 

PT Kawasan Berikat Nusantara (KBN) Persero dan anak usaha PT Pelindo II, PT EDII (Electronic Data Interchange Indonesia) ikut menandatangani nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) bersama enam BUMN lain di kantor Kementerian BUMN, Jumat (25/8).

Pada kesempatan tersebut sebanyak tujuh anak perusahaan PT Pelindo II (IPC) menandatangani sembilan MoU dengan tujuh BUMN, anak perusahaan BUMN, dan satu pemda,  Pemkab Belitung Timur.

Ada pun tujuh BUMN dan anak perusahaan BUMN yang meneken MoU tersebut adalah PT Pertamina Patra Niaga, PT Perikanan Nusantara (Persero), PT Hotel Indonesia Natour, PT Berdikari Logistik Indonesia, PT KBN (Persero), PT Timah Tbk (Persero).

Penandatanganan MoU antara PT KBN dan PD EDII IPC dilakukan Dirut PT KBN, HM Sattar Taba dan Dirut PT EDII dengan disaksikan oleh Menteri Negara BUMN, Rini M Soemarno.

PT KBN Persero dan PT EDII bekerja sama dalam bentuk sinergi pengembang-an bisnis dalam rangka pembuatan dan pengembangan aplikasi e-Seal. Hasil dari kesepakatan ini adalah menciptakan solusi IT untuk perusahaan logistik (IT Inventory, Warehouse Management dan Electronic Seal).

Direktur Utama IPC Elvyn G. Masassya menjelaskan, MoU ini dilakukan dalam rangka melaksanakan sinergi BUMN family dalam membuktikan kontribusinya bagi pemerintah. 

“Pelindo II memiliki 15 anak perusahaan dan hari ini 7 di antaranya bekerja sama untuk membantu mewujudkan kedaulatan maritim dan ekonomi Indonesia. Kerjasama itu dilakukan di bidang logistik, supporting technology pelabuh-an, dan mewujudkan pembangunan pariwisata di Indonesia bagian timur,” kata Elvyn.

Elvyn berharap MoU ini bisa ditindaklanjuti dalam bentuk kerja sama yang konkret sehingga menurunkan biaya logistik. “Dengan demikian BUMN bisa membuktikan kontribusinya bagi dunia maritim Indonesia dan menjadi tuan rumah di negeri sendiri,” ujar Elvyn lagi.

Sementara Menteri Rini dalam kesempatan itu mengatakan, penandatanganan MoU tersebut adalah sebuah kebanggaan baginya.

“Selama kurang lebih 2,5 tahun menjabat Menteri BUMN, saya selalu me-ngumandangkan sinergi BUMN supaya operasional BUMN dan anak perusahaannya bisa lebih efisien, efektif dan dapat memberikan keuntungan yang lebih baik. Utamanya adalah bagaimana kita bisa berkontribusi lebih baik bagi rakyat, karena BUMN adalah milik semua rakyat Indonesia,” ujar Rini.

Menurut Rini, saat ini semangat sinergi dan kerjasama BUMN semakin terasa. “Jika dahulu di lapangan saling berkompetisi, sekarang kita bisa melihat bahwa jika kita bersinergi dan bergandengan tangan, kita bisa lebih efektif dan memberikan yang lebih banyak bagi bangsa,” kata Rini.

“Inilah hasil sinergi dan komitmen BUMN Hadir Untuk Negeri. Dengan bersinergi kita bisa melakukan banyak hal. Saya mengapresiasi bahwa kita makin bisa membuktikan kebersamaan dan sinergi BUMN untuk meningkatkan ke-sejahteraan ekonomi Indonesia,” pungkasnya.

Selain menjalin kerjasama di bidang IT dengan anak usaha IPC, ke depan KN berencana bekerja sama dalam berbagai hal, mulai dari depo kontainer, pergudangan, dan kepelabuhanan.

Penjajakan sudah beberapa kali dilakukan, di antaranya beberapa waktu lalu dilakukan Direktur Pemasaran IPC mengunjungi KBN Cakung, Marunda, dan rencana pembangunan dermaga di Zona C-01 dan C-04 Marunda, Jakarta Utara.

KBN yang memiliki lahan pergudangan dengan luasan terbesar di dekat Pelabuh-an Tanjung Priok siap mendukung Pelindo II, khususnya dalam upaya menekan dwelling time.

PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) atau IPC selama ini dikenal sebagai o-perator pelabuhan terbesar di Indonesia yang memiliki 12 cabang pelabuhan yang tersebar di wilayah bagian barat Indonesia yakni Tanjung Priok, Sunda Kelapa, Palembang, Pontianak, Teluk Bayur, Banten, Bengkulu, Panjang, Cirebon, Jambi, Pangkal Balam, dan Tanjung Pandan.

 NOE/MAY [MAJALAH KBN #013]