Sosok

Deretan Gelar & Totalitas Kerja Dasep Titof

Jarang ada pejabat di lingkungan BUMN memiliki sederet titel yang luar biasa panjang ini. Tapi, Dasep mengaku semua ‘mengalir’ begitu saja.

Ternyata semua ini berawal dari amanah keluarganya yang menginginkan agar semua anak-anaknya menimba ilmu sebanyak dan setinggi mungkin. Karena dengan imu, pasti akan ada manfaatnya bagi kehidupan.

“Orang tua, bahkan dari kakek-nenek saya dulu memang sangat menekankan untuk mencari ilmu setinggi-tingginya. Saya bersama semua saudara hanya mencoba menjalani amanah itu,” kata Dasep Titof ketika ditemui di kantornya, baru-baru ini.

Peran Penting Keluarga dalam Karir Safrizal

Bekerja di bawah target yang tak ringan selalu menjadi bagian dari perjalanan kariernya. Tapi, tidak pernah muncul pesimisme terpancar di wajah seorang Safrizal. Ayah tiga anak yang rajin shalat berjamaah di rumahnya itu selalu optimis menghadapi setiap tantangan.

“Kalau kita bekerja keras dan selalu berdoa kepada-Nya, insya Allah kalau ada campur tangan Tuhan, apa yang jadi keinginan kita akan tercapai,” kata Safrizal ketika ditemui di kantornya, beberapa waktu lampau.

Kiat Revindo M Matondang Memanjakan Investor

KONSEP memanjakan investor yang dijalani Kerja Sama Operasi (KSO) PT KBN – PT Dwi Marunda Makmur (DMM) Marunda dinilai cukup ideal dalam melayani investor. Upaya melayani dengan target agar semua investor merasa ‘hepi’ ini ke depan disebut-sebut akan diadaptasi KBN Pusat dalam upaya menghadirkan layanan total terhadap semua pe-langgan KBN.

Revindo Multi Matondang, sosok di balik pelaksanaan konsep itu tak pernah menyangka bila apa yang dijalaninya dua tahun terakhir ini diapresiasi manajemen KBN.

Djoko Triono: Takkan Pernah Membiarkan Kemalasan Pegawai

Djoko Triono yang sudah 25 tahun bersama KBN menyadari betul akan pentingnya kedisiplinan. Baginya, sebesar apa pun potensi setiap pegawai kalau tak diimbangi dengan kedisiplinan akan kurang optimal jadinya.

Karenanya, ketika dipercaya menjadi kepala bagian SDM, Djoko langsung berbenah. Ia melihat aturan sebelumnya kurang kuat, sehingga perlu dilakukan perubahan.

Tujuan akhirnya tentu agar jangan sampai pegawai yang malas tak dihentikan kemalasannya, karena ‘virus’ malas ini mudah menular dan ‘membahayakan’ pegawai lainnya.

Kunjungan Industri SMK PGRI 1 Kota Cimahi ke KBN

Rombongan pelajar yang berasal dari dua jurusan yakni administrasi perkantoran dan perangkat lunak ini didampingi para guru ini diterima oleh Kepala Bagian Manajemen Risiko, Sekretaris Perusahaan KBN, Ujang Misbah.

Pada kesempatan tersebut, Kabag Manajemen Risiko Ujang Misbah secara singkat menjelaskan sejarah KBN, mulai dari awal pembentukan sampai bisnis kekinian yang dijalankan KBN.

Industri TPT Perlu Diversifikasi Produk Nonsandang

“Jadi sekarang produk tekstilnya dimanfaatkan untuk material pembangunan infrastruktur jalan tol, agro-textiles, medis hingga industri makanan dan minuman, otomotif, serta manufaktur konsumsi lainnya,” kata Sony melalui keterangannya diterima di Jakarta, Rabu.

Sony menyampaikan, Kemenperin memproyeksikan komoditas industri tekstil non-sandang ini pasarnya masih cukup luas dan permintaannya besar.

Rata-rata meningkat dalam periode lima tahun terakhir sebesar 9,9 persen per tahun, dengan kontribusi Indonesia mencapai 0,47 persen dari kebutuhan dunia.

“Passion Saya di Engineering...”

Wanita kelahiran Yogyakarta, 25 Oktober 1975 ini bergabung dalam tim sejumlah pekerjaan investasi perusahaan yang cukup besar, antara lain pembangunan kantor pusat KBN, pembangunan depo kontainer isi Blok F, dan dermaga Marunda Zona C-04.

Bidang engineering khususnya perencanaan, termasuk di KBN, saat ini masih banyak didominasi kaum lelaki menjadi tantangan tersendiri bagi seorang Lussi Erniawati. Lewat sentuhan wanita Yogya ini, bidang perencanaan diharapkan bisa lebih maju dan sukses di masa depan.

Tantangan Berat GM Logistik yang Baru

Penunjukan ini cukup mengejutkan. Maklum, teka-teki jabatan eselon I ini akan diisi oleh pejabat selevelnya begitu kencang terdengar. Sulit dipercaya, seorang Rohbinurwati, apalagi perempuan akan mengendalikan unit bisnis yang didominasi pekerja pria itu.

Tapi keputusan direksi sudah turun. Rohbinurwati-lah yang dipercaya sebagai GM KBN Logistics yang baru.

Paimun, Sosok di Balik Kebersihan Lingkungan KBN

Sudah delapan tahun lebih pria kelahiran Magetan, Jatim, 21 Februari 1968 ini sehari-hari berkutat dengan sampah dan kebersihan di lingkungan KBN.
Sebagai pengawas, Pai -- begitu sehari-hari ia disapa -- memang lebih mudah ditemukan di lapangan. Ia harus memonitor kerja dari 79 petugas kebersihan di KBN Cakung, 56 di KBN Marunda, dan 3 orang di unit usaha Tanjungpriok.

Semua petugas kebersihan telah digaji sesuai dengan UMP DKI Jakarta. Sebagai pegawai harian, tiap petugas mendapatkan upah Rp130.000/hari plus berbagai tunjangan.