• PT Dua Kuda Indonesia, Marunda. -INFOKBN.com-
  • PT Dua Kuda Indonesia, Marunda. -INFOKBN.com-
  • Aktivitas keseharian di PT Dua Kuda Indonesia, Marunda. -INFOKBN.com-
  • Aktivitas keseharian di PT Dua Kuda Indonesia, Marunda. -INFOKBN.com-
  • Aktivitas keseharian di PT Dua Kuda Indonesia, Marunda. -INFOKBN.com-
  • Aktivitas keseharian di PT Dua Kuda Indonesia, Marunda. -INFOKBN.com-
  • PT Dua Kuda Indonesia, Marunda. -INFOKBN.com-

Rekayasa Limbah Menjadi Produk Bernilai Tinggi ala PT Dua Kuda Indonesia

Rekayasa Limbah Menjadi Produk Bernilai Tinggi ala PT Dua Kuda Indonesia

Sun, 10/22/2017 - 07:34
Posted in:
0 comments

PT Dua Kuda Indonesia merupakan salah satu perusahaan PMA (penanaman modal asing) yang cukup populer di KBN SBU Kawasan Marunda. Menempati area di atas 10 hektar, perusahan asal China ini terus bertumbuh sebagai salah satu perusahaan kimia yang eksistensinya cukup diperhitungkan.

Dua Kuda merupakan perusahaan kelas dunia yang ramah lingkungan. Di pabriknya yang besar dan penuh dengan saluran pipa-pipa raksasa menjulang tinggi ini mengolah ampas dari pabrik minyak sawit.

Ampas dari sawit itu kemudian melewati berbagai proses menjadi bahan-bahan kimia turunan, dari minyak sawit, seperti; Glycerine, Strearic Acid, Hydrogenated Palm Stearin, Palm Wax, dan lain sebagainya.

Gliserin adalah cairan yang tidak berwarna, transparan, bersifat higroskopis, mudah terbakar, namun kekentalan (toksisitas)-nya rendah. Gliserin, de-ngan salep atau supositoria, dapat digunakan sebagai sediaan farmasi, pelarut, adsorben air, dan antibeku.

Glycerine berguna untuk mendukung industri sejumlah produk, mulai kertas, kosmetik, ban, percetakan, pengolahan logam, bahkan sampai farmasi.

Asam stearate (Stearic Acid) berupa serpihan putih atau kekuningan, pada suhu normal, seperti manik atau kental padat. Ini terdiri dari asam lemak jenuh C16 & C18. Asam stearat banyak digunakan sebagai persiapan obat tahan panas, pelumas.

Palm Stearin merupakan RBD yang terhidrogensasi berupa lilin padat putih atau sedikit kuning, tidak larut dalam air, sedikit larut dalam bensin, larut dalam aseton, benzol, kloroform, alkohol, dan lain-lain, sifat kimia yang stabil.

Sementara itu, lilin sawit (palm wax) yaitu menggunakan minyak sawit sebagai bahan baku di mana lilin tersebut sepenuhnya alami, mudah terurai secara hayati. Ini adalah sumber daya terbarukan dan tak habis-habisnya.

Seperti kebanyakan perusahaan manufaktur kimia umumnya, tingkat kedisiplinan di area pabrik sangat tinggi. Begitu pun di PT Dua Kuda Indonesia ini. Keamanan berlapis dengan standar keamanan tinggi sudah diterap-kan sejak awal beroperasi.

 

Ramah Lingkungan

PT Dua Kuda Indonesia masuk ke kawasan berikat PT KBN Marunda sejak 2006. Mengawali operasi dengan 30 karyawan di atas lahan pabrik waktu itu baru 15.000 meter persegi atau kurang dari satu hektar, sekarang di tahun 2017 sudah berkembang menjadi 10 hektar dengan tenaga kerja keseluruhan yang terserap hamper 535 pekerja.

Produksi di awal operasi waktu itu baru 80 ribu ton/tahun, tahun demi tahun seiring dengan perluasan pabrik, produksinya pun terus naik sampai pada tahun 2017 ini ditargetkan kapasitas produksi meningkat menjadi 400 ribu ton/tahun.

Produk PT Dua Kuda terbanyak diekspor ke China, selebihnya ke sejumlah negara di Asia seperti Korea, Jepang, Turki, kemudian Amerika Serikat, Eropa, dan bahkan Afrika.

“Customer kami kebanyakan membeli produk kami masih setengah jadi untuk kemudian diolah lagi menjadi bagian dari produk yang mereka i-nginkan,” kata Direktur Operasional PT Dua Kuda Indonesia, He Jie.

Produk setengah jadi dari PT Dua Kuda Indonesia merupakan salah satu bagian produk kecantikan, farmasi, bahkan ban. Salah satu pelanggan tetap Dua Kuda Indonesia yakni, Dunlop. Pabrik ban kelas dunia itu menggunakan bahan baku dari Dua Kuda untuk membuat ban keras dan mengkilap.

Meski saat ini persaingan di pasar produk sejenis dari Indonesia dan negara-negara lain cukup ketat, namun PT Dua Kuda Indonesia optimis pasarnya terus berkembang. Selain kebutuhan dunia terus meningkat, produk-produk turunan sawit produksi Dua Kuda me-nurut He Jie berkualitas baik karena proses produksinya sudah menggunakan teknologi yang lebih canggih.

Salah satu keunggulannya, di Dua Kuda proses produksinya sudah menggunakan hidrolisis. Selain membuat produksi stabil, juga hasil akhirnya tentu lebih baik daripada pabrik lain yang menghasilkan produk serupa. Dan yang lebih penting diketahui ramah ling-kungan.

Satu hal lagi yang cukup penting dalam produksi tentulah SDM (sumber daya manusia) di belakangnya. Untuk yang satu ini, Dua Kuda Indonesia sa-ngat selektif dan lebih memilih tenaga-tenaga yang berpengalaman, khususnya di industri kimia.

“Karena ini industri kimia yang cukup berisiko dan memerlukan keah-lian khusus, kami hanya menerima karyawan yang sudah berusia di atas 20 tahun dan cukup berpengalaman,” kata HRD Manager PT Dua Kuda Indonesia.

Menyangkut ketenagakerjaan, sejauh ini Dua Kuda tetap tunduk pada ketentuan pemerintah. Bahkan, standar penggajian yang diberlakukan jauh lebih tinggi dari UMP, karena Dua Kuda sudah memakai standar pengupahan regional.

Berbagai tunjangan dan fasilitas pekerja juga terus meningkat seiring dengan perkembangan perusahaan. Sejauh ini menurut Raka, hubungan antara pekerja dan manajemen cukup harmonis. Ini bisa tercermin dari sejumlah kegiatan keagamanan maupun olahraga yang secara rutin diadakan di lingkungan perusahaan.

[MAJALAHKBN#012]