• dr Merty Supriharti. -INFOKBN.com-

RSU Pekerja Akan Buka Layanan Hemodialisa & Rehab Medik

RSU Pekerja Akan Buka Layanan Hemodialisa & Rehab Medik

Thu, 10/24/2019 - 02:14
Posted in:
0 comments

RUMAH Sakit Umum Pekerja (RSUP) KBN semakin lengkap melayani masyarakat. Dalam waktu dekat, RSU Pekerja menghadirkan peralatan cuci ginjal (hemodialisa/HD) dan rehabilitasi medik (remed).

Semua fasilitas itu diadakan menurut Direktur Utama RSU Pekerja dr Merty Supriharti semata-mata untuk memenuhi tuntutan masyarakat akan pelayanan kesehatan yang lebih baik di RSU Pekerja.

Semula ditargetkan pada awal Septembe sudah terpasang dan siap operasi, namun ternyata ada sedikit kendala, sehingga sedikit tertunda peluncurannya. Namun, secara umum tidak ada masalah berarti.

Untuk mendukung peralatan hemodialisa (HD), RSU Pekerja telah mengantongi izin dari Pernefri (Persatuan Nefrologi Indonesia) sekaligus menyiapkan dua dokter yang ahli HD, satu dokter spesialis penyakit dalam berpengalaman di RS Pelni dan satu lagi dokter umum dengan sertifikasi Pernefri.

Selama ini menurut Dirut RSU Pekerja, sebagian masyarakat yang anggota keluarganya yang mengalami gagal ginjal menanyakan kapan RSU Pekerja akan punya peralatan HD. Pertanyaan itu menantang RSU Pekerja untuk menghadirkannya. Dengan kerjasama pihak ketiga, sekarang instalasi HD untuk pasien yang ingin cuci darah sudah siap difungsikan.

Masyarakat yang berkepentingan dengan rehabilitasi medik juga menginginkan RSU Pekerja juga menyiap-kan unit rehabilitasi medik. Hanya menunggu beberapa bulan, unit ini terealisasi dan yang menggembirakan layanan baru ini bisa menggunakan kartu BPJS Kesehatan.

Berbagai pelayanan disiapkan di unit ini. Mulai dari fisioterapi, peralat-an ultrasound untuk mengatasi nyeri otot, infrared untuk rasa pegal-pegal, ataupun masalah saraf dan ortopedi.

Meskipun pasien unit ini biasanya hanya rawat jalan, namun melihat animo masyarakat akan pelayanan rehabilitasi medik dalam waktu dekat kapasitasnya akan cepat terpenuhi.

Dirut RSU Pekerja yakin kalau kapasitas di unit ini terpenuhi secara otomatis langsung menaikkan tingkat kunjungan rumah sakit.

Penambahan fasilitas merupakan bagian dari program RSU Pekerja dalam upaya memenuhi semaksimal mungkin harapan masyarakat sekitar dengan tidak mengabaikan layanan-layanan lain yang sebelumnya sudah tersedia.

Untuk diketahui bersama, meski masih mengantungi izin rumah sakit tipe C, namun sebagian kalangan masyarakat menyebut RSU Pekerja punya nilai plus karena kelengkapan dan kecanggihan peralatan medis yang tersedia. Seperti tersedianya CT Scan 64 slice (kebanyakan RS setipe baru 16 slice), CT Scan jantung, Calsium core (untuk mengukur kadar Kalsium darah), dan mammografi (rumah sakit tipe C lain jarang tersedia).

Rencana ke depan RSU Pekerja akan dilengkapi dengan peralatan echo, yakni alat pendeteksi jantung yang belakangan banyak digunakan di poli jantung.

Penambahan fasilitas baru untuk para penderita jantung ini tentu ujungnya untuk melayani kesehatan masyarakat sekitar yang lebih baik.

[MAY//MAJALAH KBN#020]