• RSU Pekerja KBN. -INFOKBN.com-

RSU Pekerja Tawarkan Layanan Rehabilitasi Medik Bebas Antrean

RSU Pekerja Tawarkan Layanan Rehabilitasi Medik Bebas Antrean

Tue, 06/09/2020 - 16:29
Posted in:
0 comments

Tidak perlu antre berjam-jam untuk mendapat layanan rehabilitasi medik dan fisioterapi di RSU Pekerja KBN. Manajemen akan memberi jadwal yang fleksibel kepada setiap pasien.

HADIRNYA klinik rehabilitasi medik (remed) dan fisioterapi di Rumah Sakit Umum (RSU) Pekerja KBN mendapat sambutan baik dari masyarakat Jakarta Utara, khususnya mereka yang bosan dengan antrean di klinik serupa sejumlah rumah sakit terdekat.

Tak berlebihan sejak diluncurkan November 2019 lalu, angka kunjungan di klinik ini terus meningkat. Para pasien mengaku sangat terbantu dengan hadirnya layanan ini di RSU & Pekerja KBN. Lebih menariknya, layanan ini ditanggung atau bisa menggunakan fasilitas BPJS Kesehatan.

“Alhamdulillah sejak dibuka sampai sekarang peminatnya terus bertambah. Mereka yang tidak mau antre di rumah sakit lain tampaknya mulai pilih terapi di RSU Pekerja,” kata Direktur Utama RSU Pekerja, dr Merty Supriharti.

Pola pelayanan di RSU Pekerja beda dengan di rumah sakit lain yang biasanya padat dan ketat. Di sini tidak perlu antre panjang yang kadang memakan waktu berjam-jam. Di RSU Pekerja, lanjut dr Merty, waktunya lebih leluasa.

“Kami ada sistem pembagian jam ke pasien yang fleksibel, sehingga pasien tidak perlu menunggu lama untuk mendapat pelayanan,” jelasnya.

Klinik ini dilayani oleh seorang dokter spesialis rehabilitasi medis dengan kunjungan untuk konsultasi setiap Sabtu. Mengingat peminat cukup tinggi, pihak RSU Pekerja sedang mengu-payakan hadirnya dokter spesialis rehabilitasi medik baru setiap hari.

“Ini agar calon pasien mendapatkan pelayanan yang lebih baik lagi,” kata dr Merty Supriharti.

Di klinik ini dokter spesialis rehabilitasi medik dibantu oleh seorang ahli fisioterapis bersertifikat. Fisiote-rapis inilah yang tiap hari membim-bing pasien nyeri sendi, nyeri tulang belakang, pasien stroke, terapi jalan, excercise, dan terapi lainnya.

Selain ditangani tenaga berpenga-laman, klinik ini juga memanjakan pasien dengan peralatan yang cukup lengkap, seperti infrared, TENS, ultrasound, dan microwave diathermy. Masing-masing punya peran penting dalam rehabilitasi medik, mulai dari melancarkan peredaran darah, perbaikan pada jaringan tulang, sampai mengurangi spasme otot.

Untuk pasien dengan menggunakan BPJS Kesehatan, biasanya mendapatkan jatah 8 kunjungan. Satu kali konsultasi di awal dengan dokter rehabilitasi medik yang dilanjutkan dengan enam kali terapi dan terakhir kembali ke dokter rehab medik untuk melihat sejauh mana kemajuan. Bila dirasa belum nyaman, masih perlu tindakan lanjutan, dokter rehab medik biasanya akan menambah treatment.

Bagi pemegang kartu BPJS Kesehatan, layanan yang ada tentu sangat menarik. Pasien tinggal datang dan melakukan konsultasi kemudian klinik rehabilitasi medik akan memberikan jadwal untuk melakukan terapi ataupun tindakan yang diperlukan.

<>MAY //MAJALAH KBN #022