• Kunker Menperin ke KBN. -INFOKBN.com-

Selama Pandemi Covid-19: 3 Menteri, 1 Pejabat Setingkat Menteri Sudah Kunjungi KBN

Selama Pandemi Covid-19: 3 Menteri, 1 Pejabat Setingkat Menteri Sudah Kunjungi KBN

Tue, 06/16/2020 - 12:43
Posted in:
0 comments

Pandemi Covid-19 membuat PT KBN Persero jadi perhatian banyak pihak.  Setidaknya sudah tiga menteri, satu pejabat setingkat menteri secara marathon telah mengunjungi KBN dalam kurun waktu sebulan terakhir ini. Untuk apa saja?

MALAH terkait penerapan protokol kesehatan dan bantuan sosial korban Co-vid-19 Presiden Joko Widodo sempat dijadwalkan akan mengunjungi KBN, tepatnya meninjau gudang penyimpanan paket bansos di KBN Cakung D-8.

Presiden Jokowi bersama Menteri Sosial Juliari Batubara semula dijadwalkan akan melihat langsung persiapan penyediaan paket bantuan sosial (bansos) tersebut.

Meski rencana kunjungan tersebut akhirnya dibatalkan, yang pasti karena pandemi Covid-19 ini, KBN mendadak jadi pusat perhatian berbagai kalangan. Setidaknya bisa dilihat dari kedatangan sejumlah menteri dan pejabat setingkat menteri ke KBN ini dengan berbagai kepentingan.

Diawali dengan kunjungan Menteri Tenaga Kerja, Ida Fauziah di KBN Cakung pada 26 Maret, setelah itu lalu di bulan April ada Menteri Sosial Juliari Batubara, lalu Kepala BKPM (Badan Koordinasi Penanaman Modal) Bahlil Lahdahalia, dan terbaru di awal Mei Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita pun mendatangi KBN.

Menaker Ida Fauziah melakukan kunjungan kerja ke pabrik Dong A Decal untuk melihat sejauh mana persiapan pabrik dalam upaya ikut menangkal penyebaran virus Covid-19 di lingkungan perusahaan. Selain sosialisasi, pada kesemapatan tersebut, Menaker secara simbolis menye-rahkan peralatan semprot disinfektan kepada perusahaan.

Setelah Menaker, pejabat setingkat menteri, Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia juga datang ke KBN untuk menyelesaikan masalah penanaman modal asing yang terkena penutupan sementara karena PSBB DKI Jakarta.

PT Hansae, Kaho Indah Citra Garment, dan Daeyup dinilai melanggar protokol kesehatan PSBB dan sebagai sanksinya Dinas Tenaga Kerja DKI Jakarta melakukan penyegelan sementara.

Di sini, Kepala BKPM menjadi mediator antara pengusaha, KOGA, dan Pemprov DKI Jakarta. Setelah ada komitmen dari ketiga perusahaan, operasional kembali dibuka tepat pada hari di mana Kepala BKPM datang.

Ketua BKPM tak ingin gara-gara Covid-19 ini operasional perusahaan yang mendapatkan izin operasional (IOMKI) dari Kementerian Perindustrian ditutup. Pabrik disilakan tetap berproduksi, tapi dengan tetap mentaati protokol kesehatan Covid-19. Salah satunya yang penting, pembatasan kapasitas produksi dengan menggunakan sistem yang paling pas di masing-masing perusahaan.

Pemerintah, menurut Bahlil, tidak menghendaki angka PHK atau pengangguran semakin meningkat hanya karena pabrik yang tidak taat aturan. “Silakan operasional jalan terus, yang terpenting pelaksanaan protokol Covid-19 akan selalu diawasi oleh Pemda masing-masing,” kata Bahlil.

Setelah Kepala BKPM, tak sampai seminggu kemudian, Menteri Sosial juga datang ke KBN untuk urusan lain, yakni meninjau gudang bagi 1,5 juta paket bantuan sosial bagi korban Covid-19 di DKI Jakarta.

Setelah bertemu jajaran direksi KBN, Menteri Sosial menyetujui paket bansos untuk Provinsi DKI Jakarta tersebut ditampung di salah satu gudang tertutup di KBN Cakung.

Proses distribusi yang melibatkan sejumlah BUMN dan perusahaan swasta tersebut semua dikendalikan dari D-38 KBN Cakung.

Menteri terakhir yang baru saja berkunjung ke KBN dalam sebulan terakhir ini adalah Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita.

Menperin mengunjungi PT Kaho Indah Citra Garment di KBN Cakung untuk melihat sejauh mana penerap-an dari protokol kesehatan Covid-19 di pabrik busana merk-merk dunia itu sudah diterapkan. Untuk diketahui, PT Kaho merupakan salah satu perusahaan yang mendapatkan izin operasional dan mobilitas kegiatan industri (IOMKI) dari Kementerian Perindustrian.

Menperin melihat PT Kaho merupakan salah satu pilot project dalam penerapan protokol Covid-19. Sebab, setelah ditutup sementara, Kaho kemudian memenuhi komitmennya untuk memenuhi IOMKI.

Pada kesempatan tersebut, Menperin secara langsung melihat dari dekat bagaimana penerapan protokol Covid-19 di Kaho.

PT Kaho dan perusahaan-perusahaan yang mendapatkan izin operasional IOMKI harus memenuhi semua persyaratan yang tercantum di dalamnya. Evaluasi secara online akan dilakukan setiap minggu. Dan bagi perusahaan yang melanggar akan dicabut izin operasionalnya.

//MAY_MAJALAH KBN #022

Disewakan