• ::

Terdampak Pandemi Covid-19, Rencana Produksi Asia Palm Mundur

Terdampak Pandemi Covid-19, Rencana Produksi Asia Palm Mundur

Tue, 06/09/2020 - 17:03
Posted in:
0 comments

Iklim investasi di Indonesia dinilai cukup menarik. Asia Palm mengajak perusahaan China lainnya menanamkan modalnya di KBN.

Rencana produksi PT Asia Palm Oleo Jaya pada bulan Mei terpaksa diundur. Pandemi Covid-19 menjadi alasan penjadwalan ulang rencana produksi di unit plant 1 tersebut.

Menurut rencana PT Asia Palm yang membangun pabrik di Marunda C-02 di atas lahan seluas 12.100 meter persegi akan berproduksi dan mengekspor produknya pada bulan Mei 2020. Semua perizinan terkait PMA (penanaman modal asing) dan rencana ekspor sebenarnya sudah dikantongi Asia Palm.

Memorandum of Understanding antara PT Asia Palm Oleo Jaya dengan PT KBN sudah diteken pada akhir tahun lalu. Anak usaha PT Dua Kuda Indonesia itu akan memproduksi turunan CPO (crude palm oil) seperti yang dilakukan induk bisnisnya, PT Dua Kuda Indonesia.

“Rencananya di Plant 1 mulai Mei 2020 mau produksi, akan tetapi dengan adanya wabah corona jadi delay,” kata Mr Ray Wang, Direktur Utama PT Asia Palm dalam keterangan tertulisnya.

Begitu pandemi Covid-19 ini ber-akhir, Asia Palm akan segera berproduksi dan melakukan ekspor ke sejumlah negara di Asia, khususnya China.

Ray Wang yang juga pengurus Asosiasi Oleo Chemical China mengaku tertarik berinvestasi di KBN karena sejumlah alasan. Pertama adanya fasilitas berikat, dan kedua karena kemudahan mendapatkan bahan baku.

Adanya Dua Kuda, dan banyak investor oleo chemical lain, seperti Asian Agriagung Jaya (AAJ_Apical Group), Dinuo, dan juga yang baru Sino Indonesia menjadi daya tarik tesendiri dibanding kawasan lain.

Ray Wang“Asal kebijakan pemerintah Indonesia bisa diterima investor oleo chemical China, perusahaan-perusahaan sejenis dari China bakal ramai-ramai ikut investasi di sini,” kata Ray Wang.

­­Dalam sebuah laporan media ter-kenal China baru-baru ini, Ray Wang juga kembali mengungkapkan ketertarikannya berinvestasi di Indonesia. Dia memberi tahu media di sana bahwa iklim investasi di Indonesia sangat baik.

“Saya berharap akan lebih banyak perusahaan Cina ke Indonesia, khususnya masuk kawasan berikat KBN di Jakarta ini,” kata Ray Wang seperti disebutkan di media China.

Kehadiran Asia Palm di KBN Marunda akan menambah perusahaan-perusahaan oleo chemical di kawasan ini. Sebelumnya suda ada PT Orson Indonesia, PT Asian AgriAgung Jaya (AAJ), PT Dinuo Indonesia.

PT Dinuo yang setahun terakhir tak berproduksi karena masalah hukum di negara asal investornya menurut kabar terbaru akan berproduksi lagi. Apical Group disebut-sebut menga-kuisisi Dinuo dan segera beroperasi seperti sebelumnya.

//MAY_MAJALAH KBN #022